Insan Cinta

cinta

Sekalipun cinta telah ku uraikan dan ku jelaskan panjang lebar

Namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri

Meskipun lidahku telah mampu menguraikan

Namun tanpa lidah cinta ternyata lebih terang sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskan

Kata-kata pecah berkeping-keping begitu sampai pada cinta

Dalam menguraikan cinta akal terbaring tak berdaya bagaikan keledai berbaring dalam rumput

Cinta sendirilah yang menerangkan cinta dalam insan

Kau mencintaiku seperti mencintai bunga titah Tuhannya

Tak pernah lelah menebarkan mekar aroma bahagia

Tak pernah lelah meneduhkan gelisahnyala

Kau mencintaiku seperti matahari mencintai titah Tuhannya

Tak pernah lelah membagi cerah cahaya

Tak pernah lelah menghaatkan jiwa

Advertisements

2 thoughts on “Insan Cinta

Komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s